Tidak hanya Amerika yang memiliki cerita rakyat tentang sebuah tempat yang begitu misterius hingga orang-orang jadi penasaran.
Tak tanggung-tanggung sebuah postingan Acara di Facebook itu berhasil membuat geger warganet dunia dengan ingin 'menyerbu' Area 51.
Tanggapan dari Warganetpun hampir sama, dengan guyonan meme khas warganet dunia mereka menyatakan ingin 'menyerbu' tempat itu.
Ajakan serbu Area 51 di AS untuk serbu Aliens dengan cara Naruto. (Youtube/The Cut)Penyerbuan warganet ke Area 51 itu berhasil mencapai ratusan ribu orang yang ingin datang ke Facebook Events itu.
Dikutip dari Washington Post, lebih dari 500 ribu orang di seluruh dunia telah mendaftar di sebuah acara Facebook (Facebook Event) untuk menginvasi Area 51 di Nevada, Amerika Serikat.
Facebook event, yang direncanakan oleh seorang pengguna bernaama Kyle ini bertujuan untuk "See them alien" (Melihat alien-alien).
Acara yang berjudul Storm Area 51, They Can't Stop All of Us, (Serbu Area 51, Mereka Tidak Bisa Menghentikan Kita Semua).
Acara ini mengundang pengguna Facebook dari seluruh dunia untuk bergabung dalam sebuah acara invasi Area 51.
Tidak hanya itu saja acara ini dikabarkan akan menggunakan cara berlari ala Naruto.
Lari Naruto ini adalah sebuah gaya lari yang diinspirasi sebuah manga Jepang yang menampilkan lengan yang direntangkan ke belakang dan mengarah ke depan, untuk menginvasi Area 51.
"Kita bisa bergerak lebih cepat daripada peluru mereka," tulis keterangan pada acara tersebut.
Facebook Event ini akan mereka selenggarakan di Area 51, Nevada, Amerika Serikat pada 20 September.
Serbu Nyi Roro Kidul
Tak hanya di Amerika, Indonesia juga memiliki tempat yang dianggap mistis oleh warganya.
Salah satu tempat itu adalah pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta.
Pantai Parangtritis yang indah ini memiliki cerita rakyat memang begitu tenar karena dikabarkan mistis bagi masyarakat.
Di sebuah postingan Acara Facebook seorang warganet bernama Alfi Syahr mengajak orang-orang untuk pergi bersama ke Pantai yang berada di selatan Kota Yogyakarta itu.
Ajakan serbu Nyi Roro Kidul di Parangtritis (Facebook)Postingan ini terlihat dibanjiri komentar warganet yang ingin mengikuti acara ini.
Acara Facebook ini bertuliskan:
"Ayo ribuan orang Serbu ParangTritis pakai baju hijau."
Acara Facebook 'serbu' Pantai Parangtritis ini telah ditanggapi dengan tertarik mengikuti oleh 7 ribu lebih penggunanya bahkan mungkin masih bertambah.
Bahkan sekitar 3 ribuan (3K) orang menyatakan akan mengikuti acara.
Selain itu Acara Facebook yang kini mendapatkan ribuan kali dibagikan itu juga menuliskan informasi tambahan di bagian tentang.
Bertuliskan, dengan nada bercanda:
"Katanya kalau pakai baju hijau ke pantai parangtritis nanti bisa ilang sama Nyi Roro Kidul."
"Kalau ada ribuan orang nyerbu masa iya ilang masal."
"She cant drown us all.. :'v"
Beberapa komentar warganet juga menganngapi pada kolom diskusi.
Salah satunya:
Ada yang protes karena tanggalnya selalu berubah ubah, akun ini menuliskan, "Ye tanggalnya diganti mulu, niat attack (menyerang) atau kagak nih"
Bahkan beberapa warganet menambahkan gambar 'meme' pada bagian diskusi.
Ada juga warganet yang berniat breangkat meski dari Jakarta dan sekitarnya, jauh.
Belum diketahui apakah ini hanya sebuah 'meme' candaan atau benar-benar acara sungguhan, tapi patut dihargai karena ke-arifan lokal acara ini.
Mengapa harus pakai baju hijau
Dalam undangan, Alfi menyerukan, siapa yang mau mengikuti tantangan ini haruslah menggunakan baju warna hijau.
Warna ini disebut-sebut sakral dan menjadi warna kegemaran Ratu Pantai Selatan.
Banyak mitos yang mengatakan, jika memakai baju hijau bakalan terserat ombak dan dibawa oleh Nyi Roro Kidul untuk dijadikan pengikutnya.
Lukisan Ny Roro Kidul gunakan baju hijau (Genpi.co/istimewa)Alfi juga ingin mematahkan mitos soal busana hijau.
Dalam detail undangan disebutkan,
"Katanya kalau pakai baju hijau ke Pantai Parangtritis nanti bisa ilang sama Nyi Roro Kidul. Kalau ada ribuan nyerbu, masa iya ilang massal. She can't drown us all (dia tak bisa menenggelamkan kita semua), " tulisnya.
Sementara itu Peneliti Madya Bidang Oseanografi Terapan Pusat Riset Kelautan di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Widodo Pranowo, alasan logisnya.
Seperti ditulis Genpi.co, Widodo Pranowo menjelaskan bahwa sebaiknya memang tidak memakai baju warna hijau jika ke pantai, sebab jika terseret arus atau tenggelam, sulit dicari.
Warna hijau menyatu dengan warna air laut.
Akan lebih sulit mencari orang tenggelam berbaju hijau ketimbang warna merah, jingga, atau pink.
Nah, itu tadi alasan di balik larangan penggunaan baju hijau.
Tak ada hubungannya dengan penguasa Pantai Selatan Nyi Roro Kidul.
Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Setelah Viral Serbu Area 51, Kini Warganet Heboh Ingin Serbu Parangtritis Demi Temui Nyi Roro Kidul, Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat


0 komentar:
Posting Komentar